APLIKASI
SISTEM INFORMASI TIKET PESAWAT TERBANG
DI
PT.GARUDA INDONESIA BERBASIS WEB
Noviana
Purnamasari(38114061)
Manajemen
Informatika
Universitas
Gunadarma
Jl Margonda Raya
No.100 Pondok Cina, Depok 16424
Abstraksi
Peningkatan
kemajuan teknologi dewasa ini membawa dampak yang luar biasa dalam berbagai
bidang.
penggunaan system informasi
sebagai reservasi online telah membawa perubahan besar, dengan menawarkan
berbagai kemudahan dalam
memberikan informasi. Salah satu pengembangan dari aplikasi system informasi
ini adalah pemesanan tiket
pesawat secara online dalam waktu yang relatif cepat. Metodologi yang akan
digunakan dalam pembangunan
sistem ini adalah metode Waterfall. Teknologi yang akan digunakan adalah
Dreamweaver
8.0, Xampp. Dan databasenya menggunakan Php myadmin. Aplikasi ini akan sangat
membantu
bagi PT. Garuda Indonesia untuk
memberikan kemudahan bagi para agen pemesanan tiket dalam meningkatkan
mutu pelayanan terhadap customer.
Kata kunci : Aplikasi, Waterfall,
Dreamweaver 8.0, Xampp.
1. PENDAHULUAN
Latar
Belakang Masalah
Pada masa era globalisasi ini banyak orang
yang memanfaatkan jasa-jasa transportasi. baik lewat darat,
laut
maupun udara. Riset ini akan membahas dan mengambil jalur transportasi melalui
udara yaitu pesawat
terbang.
Sekarang banyak orang yang menggunakan jasa penerbangan ini lewat transportasi
udara, karena dinilai
lebih
efektif dan efisien dari segi waktu, biaya dan tenaga. Dengan menggunakan
pesawat terbang user akan
lebih
cepat sampai ditujuan yang diinginkan. Pada kenyataannya user sangat
membutuhkan system transportasi
pesawat
terbang secara online sehingga tidak perlu harus pergi ke agen penjualan tiket
dan antri menunggu
membeli
tiket, karena hal tersebut sangat mengganggu aktifitas setiap user yang
membutuhkan tiket tersebut,
terutama
untuk kalangan eksekutif yang sangat padat aktifitasnya dan memerlukan jasa
pelayanan transportasi
udara
yang praktis. Maka dengan melihat kondisi yang demikian dibangun aplikasi
system informasi pesawat
terbang
di PT GARUDA INDONESIA berbasis web. Riset ini dapat bermanfaat dan menjadi
sebuah terobosan
baru
penjualan tiket pesawat secara “on line”, dan akan menjadi program yang lebih
mudah dan fleksibel untuk
digunakan
oleh perusahaan jasa transportasi udara.
Tujuan
Riset ini bertujuan untuk memberikan
informasi pada konsumen tentang pemesanan tiket pesawat.
Konsumen
dapat memesan langsung tiket pada admin melalui web.
Manfaat
Konsumen dapat mengakses secara lebih cepat
tentang informasi jadwal penerbangan pesawat dan
harga
tiket memalui web serta melakukan pemesanan tiket secara on line.
2. TINJAUAN
PUSTAKA
Dasar
Teori :
Sistem.
Sistem
berasal dari bahasa latin (systema) dan bahasa yunani (sustema) adalah suatu
kesatuan yang terdiri dari
komponen
yang dihubungan bersama untuk memudahkan aliran informasi materi atau energi
(Jogiyanto,1999).
Istilah
ini sering digunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi,
di mana suatu model
matematika
seringkali bisa dibuat. Suatu sistem memiliki karakteristik atau sifat-sifat
tertentu, yaitu komponen
sistem,
batasan sistem, lingkungan luar sistem, penghubung sistem, masukan sistem,
pengolah sistem, sasaran
sistem.
Informasi.
Informasi
dapat didefinisikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang
lebih berguna dan
lebih
berarti bagi penerimaannya yang menggambarkan suatu kebijakan-kebijakan yang
ternyata digunakan
untuk
pengambilan keputusan (Jogiyanto, 1999). Data yang sudah diolah menjadi sebuah
bentuk yang berarti
bagi
penerimaanya dan bermanfaat dalam pengambilan keputusan saat ini atau mendatang
(Davis, 1999).
Kualitas
Informasi.
Kualitas
dari suatu informasi tergantung dari tiga hal, yaitu:
a.
Akurat, berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bisa
atau menyesatkan.
b.
Ketepatan waktu, berarti informasi yang datang pada penerima tidak boleh
terlambat.
Sistem Informasi.
Sistem
informasi adalah kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang, dan
teknologi informasi yang
diorganisasikan
untuk mencapai tujuan (Kadir, 2002).
Komponen
Sistem Informasi.
Dalam
suatu sistem informasi terdapat komponen-komponen meliputi : perangkat keras,
perangkat lunak,
prosedur,
orang, basis data dan jaringan komputer serta komunikasi data.
Data.
Secara
konseptual, data memiliki deskripsi tentang benda. Kejadian, aktivitas dan
transaksi yang tidak
mempunyai
makna atau tidak berpengaruh secara langsung kepada pemakai. Kejadian merupakan
sesuatu yang
terjadi
pada saat tertentu. Kesatuan nyata adalah beberapa sesuatu objek nyata seperti
tempat, benda dan orang
yang
nyata(Kadir, 2002). Data dapat berupa : data atau nilai yang terformat, teks
merupakan deretan huruf,
angka,
dan simbol khusus, citra atau image merupakan data yang berbentuk gambar dan
audio.
DBMS.
Basis
data menejemen sistem (DBMS) adalah perangkat lunak yang didesain untuk
membantu memelihara dan
memanfaatkan
kumpulan data yang benar. Kebutuhan akan sistem termasuk pula penggunaanya yang
berkembang
pesat. Alternatif penggunaan DBMS adalah penyimpan data dalam file dan menulis
kode aplication
tertentu
urtuk mengaturnya.
Basis Data
Basis
data merupakan suatu Organisasi sekumpulan data yang bekaitan sehingga
memudahkan aktivitas untuk
memperoleh
informasi. Basis data dimaksudkan untuk mengatasi problem pada sistem yang
memakai
pendekatan
berbasis berkas (Kadir, 2002). Entity Relationship Diagram (ERD).
Entity
Relationship Diagram adalah model data untuk menggambarkan hubungan antara satu
entitas dengan
entitas
lainnya yang mempunyai relasi (hubungan) dengan batasan-batasan. Diagram
hubungan entitas
digunakan
dengan tujuan untuk mewakili objek data dan hubungan antar objek itu sendiri.
Beberapa simbolsimbol
/
notasi dalam ER dapat dilihat sebagai berikut :

Data Flow Diagram (DFD).
DFD digambarkan dengan notasi simbol yang
mewakili komponen dalam pembuatan suatu model yang
sistematis.
Penggunaan notasi dalam diagram arus data ini sangat membantu sekali dalam
memahami suatu
sistem
pada semua tingkat kompleksitasnya (Jogiyanto, 1999).

Hypertext Markup Language
Hypertext
Markup Language (HTML) adalah suatu bahasa yang digunakan untuk menulis halaman
web
(Sutarman,
2003). Ciri utama dokumen HTML adalah adanya tag dan elemen. Dalam penggunaan
sebagian
besar
kode HTML tersebut harus terletak diantara tag container, yaitu diawali dengan
<namatag> dan diakhiri
dengan
</namatag> (terdapat tanda “/“) (Sutarman, 203).
Hypertext Preprocessor
Hypertext
Prepocessor (PHP) merupakan interpreter yang memiliki kemampuan canggih dalam
menangani
program
web . PHP adalah salah satu bahasa Server-side yang didesain khusus untuk
aplikasi web (Sutarman,
2003).
MySQL
MySQL
adalah program pembuat database yang bersifat open source. Sebagai sebuah
program penghasil
database,
MySQL tidak dapat berjalan sendiri tanpa adanya sebuah aplikasi lain
(interface). MySQL dapat
didukung
oleh hampir semua program aplikasi baik yang open source seperti PHP dan
sebagainya (Sutarman,
2003).
Dreamweaver MX
Dreamweaver
MX adalah suatu bentuk program editor web yang dibuat oleh Macromedia
(Sutarman, 2003).
Dengan
program ini seorang programmer web dapat dengan mudah membuat dan mendesain
webnya.
3.
METODE PENELITIAN
Analisis
dan Perancangan
ERD (Entity Relationship
Diagram)
Metode
yang digunakan untuk memberi gambaran yang lebih sistematis mengenai model entityrelationship
yang
berisi komponen himpunan entitas dan himpunan relasi yang masing-masing
dilengkapi
dengan
atribut yang merepresentasikan seluruh fakta dari dunia nyata. Gambar ERD dalam
penerapan sistem
informasi
tiket pesawat berbasis web, menggunakan macromedia Dreamweaver Pada PT. Garuda
Indonesia
memiliki
4 entitas dan banyak proses.

4.
HASIL DAN PEMBAHASAN
IMPLEMENTASI
Pada
bagian ini akan membahas implementasi dari analisis dan perancangan sistem.
Hal-hal yang dibahas dalam
implementasi
mencakup tampilan menu utama, menu pemesanan tiket, menu utama admin, menu data
pemesanan
tiket, menu data pengolahan harga tiket, menu searching, menu searching setelah
di search.
TAMPILAN
MENU UTAMA:

TAMPILAN
MENU PEMESANAN TIKET

TAMPILAN
MENU DATA PEMESANAN TIKET

5.
KESIMPULAN
Berdasarkan
hasil penelitian ini maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :
1.
Program ini berguna untuk memudahkan user dalam pemesanan tiket pesawat.
2.
User dapat melihat data lebih cepat dan dapat mengakses informasi di mana saja,
selama terkoneksi
dengan
internet.
3.
Data yang diperoleh bersifat dinamis yang artinya sewaktu-waktu dapat berubah.
4.
Memberikan kemudahan bagi para agen pemesanan tiket dalam meningkatkan mutu
pelayanan terhadap
customer.
5.
Bermanfaat dan menjadi sebuah terobosan baru penjualan tiket pesawat secara “on
line”, dan akan
menjadi
program yang lebih mudah dan fleksibel untuk digunakan oleh perusahaan jasa
transportasi
udara.
6..
DAFTAR PUSTAKA
Davis GB., 1999, Sistem Informasi Manajemen, Penerbit Andi,
Yogyakarta
Jogiyanto, HM.,1999, Pengenalan Komputer, Penerbit Andi,
Yogyakarta.
Kadir Abdul, 2002, Konsep dan Tuntunan Praktis Basis Data,
Penerbit Andi, Yogyakarta.
Kadir Abdul, 2002, Pengenalan Sistem Informasi. Penerbit Andi,
Yogyakarta.
Pressman Roger, 2001, Rekayasa Perangkat Lunak. Buku 1, Penerbit
Andi, Yogyakarta.
Sutarman,2003,Membangun Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL, Graha
Ilmu,Yogyakarta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar