Rabu, 17 Oktober 2018

SOFTSKILL ( PENG. TEKNOLOGI SISTEM CERDAS)


CONTOH KECERDASAN BUATAN  

·       Vending Machine Ticket KRL

Kereta api menggunakan loket dan petugas loket untuk melayani para penumpang dalam membeli tiket dan mengisi ulang saldo tiket. Seiring berjalannya waktu dan berkembangnya teknologi, pihak PT. KCJ mengganti loket dengan vending machine. Banyak orang yang mengantri di loket untuk membeli tiket, kini sudah bisa dilayani melalui vending machine. C-VIM atau disebut juga Commuter Line Vending Machine adalah mesin yang dapat melayani pembelian tiket commuter line secara mandiri dengan layer sentuh. Mesin ini hanya bisa digunakan untuk  tiket THB (Tiket Harian Berjamin) dan KMT (Kartu Multi Trip).
Bagi pengguna commuter line atau KRL, mungkin sudah tidak asing lagi dengan vending machine. Namun, bagi yang tidak menggunakan KRL sebagai transportasi sehari-hari, mungkin belum tahu. C-VIM ini hanya tersedia di stasiun-stasiun besar, belum ada di semua stasiun. Dalam pengoperasiannya, C-VIM dilengkapi 2 pilihan Bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris sehingga memudahkan bagi pengguna jasa local maupun asing. Dengan ada nya C-VIM, loket konvesional di stasiun-stasiun prioritas nantinya akan ditiadakan karena fungsinya sudah digantikan dengan mesin tiket.
Vending machine memiliki dua jenis transaksi yaitu untuk transaksi THB dan KMT. Pada transaksi THB, C-VIM melayani pembelian tiket baru, isi ulang tarif perjalanan dan pengambilan uang jaminan. Sedangkan untuk transaksi KMT, hanya bisa mengisi ulang saldo. Kartu Multi Trip (KMT) bisa dilakukan dengan mudah dan cepat melalui vending machine. Vending machine bisa memeriksa uang yang kita masukan, misalnya ada uang lecek, robek atau coretan, vending machine akan menolak dan mengeluarkan uang tersebut. Bahkan bisa memeriksa uang tersebut palsu atau tidak.



Daftar Pustaka :




Tidak ada komentar:

Posting Komentar