Senin, 10 Desember 2018

ILMU SOSIAL DASAR (TUGAS 3)


Kisah Anak Penjual Koran di Kota Kupang

Dino adalah seorang penjual koran yang usia nya masih sangat muda. disaat anak anak yang lain seusianya bermain namun tidak dengan Dino. Karena di usianya yang masih sangat kecil ia harus berjualan koran untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta untuk biaya sekolah. Sesudah pulang dari sekolah sekitar jam 12 atau jam 1 siang, Dino akan beristirahat dulu di rumah dan kemudian sore nya mulai berjualan koran di Kota Kupang. Dino tidak pernah iri melihat teman teman seusianya bermain saat ia berjualan koran. 
Namun beberapa tahun terakhir, penjual koran anak di Kupang sempat dihubungkan dengan sindikat yang mempekerjakan anak. Hal itu membuat stigma negatif muncul ketika melihat anak-anak penjual koran yang berkumpul di persimpangan lampu merah untuk menjual koran. Rasa kemanusiaan “sedikit’ berkurang karena stigma yang lebih dulu melekat ini. Jika harus membeli dan membantu, sebagian besar bukan karena iba, tetapi terpaksa.

Faktor Ekonomi : Karena tuntutan ekonomi , Dino harus berjualan koran di Kota Kupang untuk memnuhi kebutuhan sehari-hari
Faktor Psikologis : Dino tidak pernah iri dengan teman sebaya nya yang asik bermain sedangkan Dino harus berjualan koran. 

Sumber :
https://www.kompasiana.com/arnoldasyeradoe/58ff6f06f57e617540f61565/sebuah-cerita-anak-penjual-koran-di-kota-kupang


Tidak ada komentar:

Posting Komentar